Student Development dan Asesmen

Cara Menyusun Portofolio Pengembangan Diri untuk Siswa SMA dan SMK

Portofolio pengembangan diri membantu siswa merekam pengalaman dan pencapaian. Penyusunannya dapat menjadi sarana refleksi dan perencanaan.

Penulis: Redaksi Indonesia8

Portofolio pengembangan diri adalah kumpulan catatan tentang pengalaman, kegiatan, dan pencapaian siswa. Portofolio membantu siswa melihat perkembangan sekaligus mempersiapkan langkah berikutnya.

Menentukan isi portofolio

Portofolio dapat memuat kegiatan, keterampilan, prestasi, dan refleksi. Pilih isi yang relevan dengan tujuan siswa.

  • Daftar kegiatan dan peran.
  • Keterampilan yang dilatih.
  • Pencapaian atau pengalaman bermakna.
  • Refleksi singkat tentang pembelajaran.

Menyusun secara teratur

Susun portofolio secara berkala, bukan sekaligus di akhir. Pencatatan rutin membuat portofolio lebih lengkap dan akurat.

Refleksi membuat portofolio lebih bermakna. Ajak siswa menuliskan apa yang dipelajari dari setiap pengalaman.

Menggunakan portofolio untuk perencanaan

Portofolio dapat membantu siswa merencanakan langkah selanjutnya, misalnya memilih kegiatan yang ingin dikembangkan. Diskusikan bersama guru pembimbing bila perlu.

Penutup

Portofolio pengembangan diri membantu siswa merekam dan menghargai proses belajar mereka. Dengan pencatatan yang rutin, portofolio menjadi cermin perkembangan yang bermanfaat.

Untuk layanan pengembangan siswa, kunjungi Delapan Student Development.

  • #portofolio
  • #pengembangan diri
  • #siswa

← Kembali ke daftar artikel

Terkait Delapan Student Development

Pemetaan minat dan potensi, program pengembangan siswa, serta dukungan perencanaan karier.

Artikel Terkait

Student Development dan Asesmen

Apa Itu Psikotes dan Apa Tujuannya bagi Siswa?

Psikotes adalah serangkaian alat asesmen untuk memahami karakteristik individu; hasilnya perlu ditafsirkan oleh profesional dan tidak menentukan masa depan.