Pengembangan karakter lebih efektif bila siswa mengalami sendiri situasi yang menuntut sikap tertentu. Tantangan nyata menjadi sarana belajar tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama.
Menentukan nilai karakter yang dituju
Pilih nilai yang ingin dikembangkan, misalnya tanggung jawab, disiplin, atau kepedulian. Fokus pada beberapa nilai agar program tidak terlalu luas.
Merancang tantangan bertahap
Susun tantangan dari yang sederhana menuju yang lebih menantang. Setiap tantangan sebaiknya menuntut penerapan nilai yang dituju.
- Mulai dari tantangan kelompok kecil.
- Tingkatkan kompleksitas secara bertahap.
- Pastikan tantangan dapat diselesaikan.
Menyisipkan refleksi
Refleksi membantu siswa menyadari nilai yang dilatih. Ajak siswa membahas bagaimana nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melibatkan pendamping
Pendamping berperan mengarahkan dan mengamati. Hindari memberi solusi langsung agar siswa berlatih mandiri.
Penutup
Program pengembangan karakter berbasis tantangan memberi pengalaman belajar yang nyata. Dengan perencanaan dan refleksi yang baik, nilai karakter dapat tertanam lebih kuat.
Untuk kegiatan pengembangan karakter, lihat Delapan Learning Adventure.

