Produk Curah Hujan Berbasis Satelit: Teori, Metode, Analisis, Koreksi & Aplikasi
Produk Curah Hujan Berbasis Satelit: Teori, Metode, Analisis, Koreksi & Aplikasi merupakan buku referensi yang membahas secara komprehensif perkembangan, konsep, metode, pengolahan, evaluasi, koreksi, serta pemanfaatan produk curah hujan berbasis satelit. Buku ini hadir dari kebutuhan akan informasi curah hujan yang akurat, memiliki cakupan spasial luas, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi.
Pembahasan disusun secara sistematis, dimulai dari konsep dasar meteorologi dan curah hujan, atmosfer, siklus air, pembentukan awan, proses terjadinya hujan, hingga dasar-dasar penginderaan jauh dan teknologi satelit. Selanjutnya, buku menguraikan prinsip estimasi curah hujan, karakteristik sensor inframerah dan gelombang mikro, resolusi spasial dan temporal, serta berbagai produk curah hujan seperti TRMM, GPM/IMERG, CHIRPS, PERSIANN, CMORPH, GSMaP, SM2RAIN, MSWEP, dan ERA5.
Aspek metodologis menjadi bagian penting buku ini melalui pembahasan mengenai akuisisi dan pengolahan data, validasi, evaluasi akurasi, analisis kesalahan dan ketidakpastian, serta koreksi bias menggunakan metode seperti Linear Scaling, Quantile Mapping, dan Local Intensity Scaling. Buku ini juga memperkenalkan pemanfaatan machine learning, basis data, Sistem Informasi Geografis (SIG), analisis spasial, WebGIS, dashboard monitoring, dan cloud computing geospasial untuk memperluas kemampuan analisis data presipitasi.
Pada bagian aplikatif, pembahasan diarahkan pada pemanfaatan produk curah hujan berbasis satelit untuk pengelolaan sumber daya air, mitigasi banjir dan kekeringan, tanah longsor, pertanian presisi, kehutanan, pengelolaan daerah aliran sungai, dan perencanaan infrastruktur. Buku ini juga memberikan perhatian khusus pada karakteristik curah hujan Indonesia, pengaruh monsun, ENSO, dan IOD, serta berbagai studi kasus penerapan di Indonesia.
Sebagai penutup, buku membawa pembaca melihat masa depan teknologi presipitasi melalui pembahasan Artificial Intelligence, machine learning, Big Data geospasial, Internet of Things (IoT), integrasi multi-sumber data, dan Digital Twin hidrometeorologi. Dengan pendekatan yang menghubungkan teori, teknologi, analisis, dan aplikasi, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi di bidang meteorologi, klimatologi, hidrologi, penginderaan jauh, SIG, dan ilmu lingkungan.
Buku ini tidak hanya membahas bagaimana data curah hujan diperoleh dari satelit, tetapi juga bagaimana data tersebut dianalisis, diuji keandalannya, dikoreksi, diintegrasikan dengan teknologi geospasial, dan dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
xvii, 499