Rencana Pembelajaran Semester (RPS) memuat rencana materi, aktivitas, dan penilaian sebuah mata kuliah. Dokumen ini dapat menjadi titik awal untuk menyusun buku ajar, asalkan dikembangkan dengan penambahan materi yang memadai.
Memetakan isi RPS
Mulailah dengan membaca kembali RPS dan mencatat setiap topik pertemuan. Kelompokkan topik yang saling berkaitan agar menjadi bab yang utuh. Satu bab dapat mencakup beberapa pertemuan bila materinya berhubungan erat.
Mengembangkan materi menjadi penjelasan
RPS biasanya hanya memuat pokok bahasan. Pada buku ajar, setiap pokok bahasan perlu dijelaskan secara lengkap. Tambahkan definisi, uraian konsep, dan contoh agar mahasiswa dapat memahami tanpa harus selalu bergantung pada penjelasan lisan.
- Uraikan konsep dasar pada setiap bab.
- Tambahkan contoh penerapan yang relevan.
- Sertakan ilustrasi atau tabel bila diperlukan.
Menambahkan latihan dan asesmen
Buku ajar sebaiknya memuat latihan di akhir bab. Latihan dapat berupa soal, studi kasus, atau tugas singkat. Sertakan pula pertanyaan refleksi untuk membantu mahasiswa menilai pemahaman sendiri.
Menjaga keselarasan dengan RPS
Meskipun dikembangkan, buku ajar tetap perlu selaras dengan RPS. Pastikan seluruh capaian pembelajaran tercakup dan urutan materi tidak bertentangan dengan rencana perkuliahan.
Penutup
Mengubah RPS menjadi buku ajar menuntut penambahan materi yang substantif. Dengan pengembangan yang terarah, buku ajar dapat menjadi sumber belajar yang bermanfaat bagi mahasiswa dan pengajar.
Untuk bantuan penerbitan, lihat Delapan Literasi.

